Selasa, 18 Desember 2012

Ini 5 Hal Heboh yang Dipercaya Jadi Penyebab Kiamat Maya



   Tinggal menghitung hari menuju 21 Desember 2012. Isu Kiamat Maya terus menjadi bahan pembicaraan masyarakat di seluruh dunia. Meskipun NASA telah mengeluarkan pernyataan tegas tentang ketidakbenaran isu tersebut, masih banyak orang yang mempercayai kiamat akan terjadi pada 21-12-2012.

   Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan inquisitr.com, 2% penduduk Amerika masih percaya bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Hasil survei secara keseluruhan memang kecil yakni 2%, namun angka tersebut mencakup 6 juta orang. Artinya, 6 juta warga AS percaya Kiamat Maya akan terjadi.Mereka yang meyakini Kiamat Maya benar terjadi telah mempersiapkan bunker untuk tempat berlindung. Ada juga yang berspekulasi dan menduga-duga hal apa yang nantinya bakal membuat bumi hancur. Berikut ini lima hal yang disebut-sebut akan menjadi penyebab kehancuran bumi:

1. Pancaran Panas Matahari Tingkat Tinggi

   Dalam beberapa bulan terakhir, aktivitas matahari semakin 'agresif'. Setiap 11 tahun sekali, sang surya memasuki fase maksimum. Tahun 2012 ini menjadi tahun fase tersebut akan terjadi. Akibatnya badai matahari tengah 'mengintai' bumi. Pada Januari 2012, badai matahari meledak dan menghasilkan ledakan matahari kelas M-9. Ledakan ini menjadi yang terkuat sejak tahun 2005. Ledakan ini diyakini akan terjadi pada 21 Desember nanti, lidah api matahari akan menghantam bumi.


2. Pertukaran Posisi Kutub Utara dan Kutub Selatan

   Pernahkah Anda membayangkan Kutub Utara dan Kutub Selatan bertukar posisi? Hal ini yang dipercaya menjadi penyebab kehancuran bumi. Ketika perubahan posisi itu terjadi, maka radiasi kosmik besar akan terjadi hingga membuat bumi hancur. Tanggal 21 Desember 2012 disebut-sebut sebagai waktu fenomena ini akan terjadi.


3. Planet X Hantam Bumi

   Beberapa ahli teoritis kiamat menyatakan Kiamat Maya akan terjadi karena Planet X yang diyakini bernama Nibiru akan menghantam bumi. Rumor ini awalnya mencuat pada tahun 1976 ketika ahli sejarah Zecharia Sitchin mengklaim adanya planet Nibiru yang dahulu kala sempat menghilang muncul kembali. Ilmuwan yang mengaku mendapat kode dari teks Sumeria itu menyatakan Nibiru kembali mengorbit dan dipercaya akan menghantam bumi pada 2003. Karena tidak terjadi pada 2003, planet ini diyakini akan menghantam bumi pada 21 Desember 2012. Namun, pihak NASA mengaku belum melihat adanya planet yang mendekat hingga saat ini.


4. Planet-planet Tata Surya Berada di Posisi Sejajar

   Ketika planet-planet dalam satu lingkaran galaksi berada dalam posisi sejajar, maka bumi akan hancur. Hal ini menjadi salah satu penyebab yang diisukan akan terjadi pada 21 Desember 2012.Namun NASA membantahnya. Menurut Badan Antariksa AS ini, kesejajaran planet itu tidak akan berpengaruh terhadap bumi. Buktinya, saat fenomena ini terjadi pada tahun 1962, 1982, dan 2000, bumi tidak mengalami gangguan apapun."Tidak akan terjadi kesejajaran planet dalam beberapa dekade ke depan. Apabila terjadi pun, hal itu tidak akan berpengaruh terhadap bumi," demikian yang tertulis dalam laman mitos Kiamat 2012 milik NASA seperti dilansir LiveScience, Selasa (18/12/2012).


5. Cahaya Padam Total di Bumi

   Dalam pesan berantai di e-mail, bumi dikabarkan akan mengalami kegelapan total antara 23 Desember dan 25 Desember 2012. Pemadaman cahaya total ini terjadi karena posisi bumi dan matahari yang sejajar. Rumor lain menyebutkan bumi memasuki sabuk cincin Foton yang membuatnya menjadi gelap total. Namun, hal ini lagi-lagi dibantah keras oleh NASA.


"Tidak akan terjadi kesejajaran seperti itu," tegas NASA.





Sumber : liputan6.com

Kamis, 13 Desember 2012

Ini 11 Ramalan Kiamat yang Gagal Total


   Ramalan ini menyebar ke seantero dunia: kiamat akan terjadi 21 Desember 2012, tepat berakhirnya kalender hitung panjang Maya. Reaksi orang pun beragam, ada yang santai, skeptis, menelan mentah-mentah, gelisah, hingga panik.

   Jika kita menggali ingatan, kiamat Maya bukan ramalan akhir dunia yang pertama. Ada banyak dalam sejarah. Kesemuanya gagal total. Hingga saat ini, alam semesta dan kehidupan di muka bumi tetap berjalan, sebagaimana dikehendaki Yang Maha Kuasa.

Berikut daftar 11 ramalan kiamat yang tak terbukti versi situs sains, LiveScience.

1. "Nabi" Ayam di Leeds, 1806

   Tak terhitung banyaknya dalam sejarah, orang-orang yang mengklaim kembalinya Yesus Kristus sudah dekat. Namun tak ada yang seaneh di Leeds, Inggris pada 1806.Pembawa pesan atau nabi diwakili oleh seekor ayam! 'The Prophet Hen of Leeds' -- demikian ayam itu dijuluki, mengeluarkan telur yang bertuliskan pesan 'Kristus telah datang'.

   Kala itu, banyak orang mengunjungi lokasi ayam tersebut, melihat langsung telur menakjubkan itu, dan lalu meyakini kiamat akan segera datang. Orang-orang yang percaya tiba-tiba menjadi sangat relijius, rajin berdoa siang dan malam, dan bertobat atas segala perilaku jahat mereka di masa lalu.

   Namun, kehebohan berakhir ketika terungkap "telur ajaib itu ternyata ulah penipu. Mendengar fakta itu, orang-orang pastinya marah. Tapi hanya sesaat. Setelahnya mereka tertawa keras-keras, menertawakan kebodohan sendiri.

2. Para Mirelis, 23 April 1843

   Setelah tujuh tahun tekun mempelajari Alkitab, seorang petani asal New England, William Miller menyimpulkan Tuhan telah memilih hari untuk menghancurkan dunia. Antara 21 Maret 1843 sampai 21 Maret 1844.

   Kotbahnya berhasil menarik ribuan pengikut yang dikenal sebagai Mirelis. Rapat lalu digelar dan lalu memastikan kiamat akan terjadi 23 April 1843. Banyak orang akhirnya menjual semua harta bendanya, berasumsi mereka tak lagi membutuhkannya.Yang kemudian terjadi, ketika tanggal 23 tiba, Yesus tak lantas hadir di dunia. Kelompok itu akhirnya pecah, sebagian membentuk apa yang saat ini disebut Advent Hari Ketujuh.

3. Kiamat Mormon, 1891

   Pada Februari 1835, Joseph Smith, pendiri gereja Mormon mendadak memanggil para pimpinan gereja. Ia mengklaim telah berdialog dengan Tuhan. Dari pembicaraan itu ia mengetahui, Yesus akan kembali ke bumi 56 tahun kemudian atau 1891. Setelah itu akan kiamat dimulai.

4. Komet Halley, 1910

   Pada tahun 1881, seorang astronom mengumumkan, berdasarkan analisa spektral, ekor komet mengandung gas mematikan yang dinamakan cyanogen -- mirip sianida.Tak ada yang menggubrisnya kala itu, hingga muncul kabar bumi akan dilewati Komet Halley pada 1910. "Apakah dunia akan diselubungi gas mematikan?", judul itu yang muncul di halaman depan The New York Times dan koran lainnya. Panik pun melanda orang sejagad. Para ilmuwan terkemuka tampil, menjelaskan bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. Imbauan itu terbukti benar.

5. Pat Robertson, 1982

   Pada Mei 1980, pendiri Christian Coalition, Pat Robertson dalam sebuah acara televisi mengklaim mengetahui kapan akhir dunia. "Saya jamin, akhir 1982 akan menjadi hari penghakiman atas dunia," kata Robertson.

6. Sekte Gerbang Surga, 1997

   Saat Komet Hale-Bopp terlihat pada 1997, rumor merebak, bahwa pesawat alien mengikutinya. Fakta ini, katanya, sengaja ditutupi oleh NASA dan para ilmuwan.Rumor yang dipublikasikan paranormal Art Bell dalam talk show "Coast to Coast AM", mengilhami terbentuknya sekte bernama "Gerbang Surga", yang menyimpulkan dunia akan segera kiamat.

   Ternyata ramalan itu benar. Kehidupan bagi 39 anggota sekte memang benar-benar berakhir, saat mereka melakukan bunuh diri massal pada 26 Maret 1997.

7. Nostradamus, 1999

   Tulisan kabur penuh metafora karya Michel de Nostrdame telah menarik perhatian banyak orang selama 400 tahun.Tak ada akurasi dalam tulisan itu, semua tergantung siapa yang menginterpretasi. Salah satunya yang paling terkenal adalah 'ramalannya': "Tahun 1999, bulan ketujuh/ Dari langit akan tiba "raja teror yang agung". Para penggemar, bahkan pemuja Nostradamus khawatir apa yang disampaikannya adalah visi tentang Armageddon.

8. Y2K, 1 Januari 2000

   Kepanikan mewarnai pergantian milenium. Banyak yang mengkhawatirkan kinerja komputer, salah satunya, diyakini tak akan mampu membedakan antara tanggal di tahun 2000 dengan 1900.

   Tak ada yang benar-benar yakin apa yang bakalan terjadi, tapi banyak mengira itu akan menyebabkan bencana dahsyat. Dari pemadaman listrik massal hingga malapetaka nuklir.Akibatnya, penjualan senjata naik drastis, banyak orang memilih bersembunyi dalam bunker perlindungan alih-alih merayakan pergantian milenium.

9. Dunia Membeku 5 Mei 2000

   Sementara kiamat Y2K sama sekali tak terbukti, Richard Noone dalam bukunya yang terbit 1997, "5/5/2000 Ice: the Ultimate Disaster", memastikan tanggal itu kiamat bakal terjadi.Menurut Noone, pada 5 Mei 2000, tepat ketika planet-planet dalam kondisi berjajar, ketebalan salju di Antartika akan mencapai beberapa mil. Memicu pembekuan global yang mematikan. Sepertinya, Noone ketinggalan informasi soal pemanasan global.

10. Kiamat Musim Gugur 2008

   Seorang pengkotbah bernama Ronald Weinland, kiamat akan segera tiba. Dalam bukunya yang terbit tahun 2006, "2008: God's Final Witness", ia mengklaim jutaan orang akan tewas."Maksimum dua tahun tersisa sebelum dunia akan terjatuh ke saat paling buruk dalam sejarah manusia. Pada musim gugur 2008, Amerika Serikat akan telah runtuh sebagai kekuatan dunia, dan tidak lagi sebagai negara merdeka."

11. Harold Camping, 2011

   Pada Mei 2011, pengkotbah radio, Harold Camping menarik perhatian dunia dengan prediksinya bahwa "Hari Penghakiman" akan tiba 21 Mei tahun itu. Dimulai dengan gempa bumi dahsyat serentak di muka bumi. Bagi mereka yang percaya, tanggal itu adalah hari penyelamatan.Saat 21 Mei berlalu tanpa apapun terjadi, Camping menghilang beberapa saat, lalu muncul kembali, dan bersikukuh hari penghakiman memang nyata terjadi.

   Dalam situs stasiun radionya, ia menulis, alih-alih lindu fisik, yang terjadi adalah gempa bumi spiritual. Camping melanjutkan, bahwa kiamat memang akan datang pada 21 Oktober, meskipun diam-diam, tanpa jilatan api dan pemandangan mengerikan.




sumber : liputan6.com

Selasa, 11 Desember 2012

10 Alasan 21 Desember 2012 Bukan Kiamat


   Tanggal 21 Desember 2012 bakal tiba dalam hitungan 10 jari. Siapa pun tahu mengenai rumor tentang akhir dunia pada tanggal tersebut, seperti ramalan suku bangsa Maya. Ada pula yang meramalkan bukan kiamat yang terjadi, melainkan krisis ekonomi. Lebih banyak orang yang membincangkan isu kiamat versi bangsa Maya ketimbang masalah perekonomian.

 Tapi ternyata ada sepuluh alasan kenapa ramalan kiamat itu tak bisa dipercaya.

1. Penganut kiamat akhir dunia pada 21 Desember tak bisa meramalkan secara persis apa yang sebenarnya bakal terjadi pada tanggal itu. Tidak ada gambaran detail proses maupun kerusakan yang bisa menimpa seluruh umat manusia di bumi. Tidak seperti masa di peralihan milenium (Y2K), ada ramalan jelas kerusakan yang bisa terjadi pada alat elektronik.

2. NASA pun membantah bakal terjadinya kiamat. Astronom dan ilmuwan NASA David Morrison mengunggah sebuah video di Youtube yang berisi "sanggahan detail atas lima skenario kiamat". Lima skenario yang dimaksud, misalnya, peluang adanya serangan meteor, sengatan api matahari, dan perpecahan kutub akibat magnet Bumi yang berotasi terbalik.

3. Keberadaan media dan industri hiburan di Barat telah mengeksploitasi kiamat 2012 secara berlebihan. Tujuannya adalah untuk menarik iklan dan oplah tabloid. Ancaman sesungguhnya bagi manusia adalah kelangkaan pangan, teroris, inflasi, hingga cicilan hutang. Namun, isu nyata ini tidak terlalu seksi untuk diangkat sebagai film Hollywood atau dokumenter khusus. Bahkan, ancaman lingkungan seperti produk rekayasa genetik, reaktor nuklir hingga kebocoran limbah kimia tak terpublikasikan ketimbang fantasi tentang datangnya Armageddon.

4. Suku Maya tidak terlalu cerdas secara budaya dibandingkan suku-suku yang lain. Jadi, kenapa manusia seluruh dunia harus mempercayai ramalan mereka? Suku Maya bukanlah penemu roda. Bahkan, mereka mengorbankan manusia untuk menghindari kemarahan Tuhan. Jadi, kenapa harus mengindahkan ramalan budaya primitif ini?

5. Jika kalian memikirkan ramalan kiamat suku Maya, maka dengarkan ucapan petinggi suku mereka. Dewan Nasional Tetua Maya, Xinca dan Garifuna justru mengatakan bahwa akhir dari kalender Maya bukan berarti akhir dari dunia. "Ini adalah waktu ketika putaran terbesar dari kalender Maya memulai siklus baru," kata Anthony Aveni, ahli suku maya dan Arkeoastronomer dari Universitas Colgate di Hamilton, New York.

6. Ramalan Maya tak menunjukkan bukti sedikit pun bakal terjadi kerusakan Bumi pada 21 Desember 2012. "Hanya sedikit teks kuno yang mengacu pada tanggal 21 Desember tentang awal mula kalendar baru, bukan ramalan kiamat," kata John Henderson, profesor antropoligi dari Universitas Cornell.

7. Pemimpin Maya mengeksploitasi ramalan kiamat untuk menarik banyak pengikut. Dengan memprediksi bahwa terjadi gerhana matahari, para tetua mengklaim bahwa seekor ular akan memakan matahari. Matahari akan kembali sedia kala, kalau mengikuti titah tetua.

8. Banyak yang memanfaatkan ramalan ini untuk keuntungan pribadi. Seperti di Cina, seniman palsu telah menipu para pensiunan untuk menyimpan dana mereka sebagai donasi untuk akhir kiamat, seperti yang diberitakan media massa Telegraph.

9. Beberapa orang telah menggunakan kiamat 2012 sebagai alasan untuk memaafkan para tiran yang bertindak semena-mena. Datangnya Armageddon telah dibajak menjadi justifikasi psikologis untuk kemalasan dan penundaan untuk mendidik orang lain atau mempersiapkan mereka menghadapi krisis yang ada di depan mata.

10. Beberapa penganut aliran kepercayaan tertentu menandai dan meramalkan tanggal 21 Desember 2012 sebagai tanggal datangnya Armageddon atau kedatangan Yesus Kristus kedua di dunia. Namun, ramalan ini dibantah umat Kristiani. Sebab, ramalan itu bertentangan dengan apa yang tertulis di Alkitab yang menyatakan bahwa kiamat tidak bisa diramal manusia. Mengutip ayat Markus 13:32, "Meskipun begitu, tidak seorang pun tahu kapan harinya atau kapan jamnya. Malaikat-malaikat di surga tidak dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja yang tahu." Kata Anak mengacu pada Yesus dan Bapa mengacu pada Allah. Dengan kata lain, hanya Allah saja yang tahu kapan waktunya tiba.



Sumber : tempo.co

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons